Assalamualaikum Wr. Wb

Salam sejahtera semoga hanya kebaikan yang menyertai kita semua . .

Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang fakta dan mitos yang beredar di masyarakat mengenai tali pocong untuk pelarisan.

Sebelum itu perlu saya tegaskan bahwa saya Abah Romdhoni tidak melayani jasa layanan pelarisan dengan menggunakan media tali pocong.

Saya hanya melayani pelarisan dengan media yang 100% aman dan tidak berbahaya.

Oleh karena itu saya tidak melayani jasa pelarisan tali pocong mengingat bahaya dan efeknya yang lumayan banyak.

Langsung saja berikut beberapa poin tentang fakta dan mitos tali pocong untuk pelarisan.

Yang pertama , apakah Tali pocong yang di gunakan harus bekas membungkus mayit atau jenazah?

Jawabanya iya , kalau tali pocong atau kain kafan yang belum di gunakan ini sama halnya dengan baju yang anda pakai, hanya kain biasa .

Jadi jika ada yang menjual tali pocong dengan keadaan bersih seperti baru, sudah bisa dipastikan itu penipuan

Yang kedua , seberapa bahaya tali pocong?

Sepengetahuan saya yang paling fatal urusan nya memang sudah nyawa. Kalau yang paling ringan hanya sekedar penyakit kulit

Yang ketiga , apakah dalam Cara penggunaan di masukkan ke masakan?

Kalau cara penggunaan ini tidak bisa pastikan, mengingat cara penggunaan ini sangat beragam, tergantung siapa paranormalnya, apa tujuan, apa masalah atau hajat dan lain sebagainya.

Yang ke empat, apakah semua tali pocong bisa di gunakan untuk pelarisan?

Saya jawab tidak , harus ada kriteria khusus, saya beri contoh yakni hari meninggal nya, pria atau wanita, usia juga berpengaruh, agama dan lain sebagainya. Bahkan lokasi makam pun sedikit banyak berpengaruh.

Sebenarnya masih banyak, namun tidak bisa saya jelaskan satu persatu, jika anda ada pengalaman mengenai tali pocong ini, bisa anda share di kolom komentar .

Ya kurang lebih seperti itu penjelasan saya mengenai tali pocong untuk pelarisan, semoga bermanfaat untuk anda

Terimakasih, sampai jumpa dikesempatan selanjutnya, akhir kata jika ada kebenaran yang saya katakan, itu semata dari Tuhan YME, jika ada salah kata saya pribadi mohon maaf. Saya Abah Romdhoni.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.